Tuesday, October 18, 2016

Alasan Seorang Introvert Sangat Menarik

Inilah Alasan Seorang Introvert Sangat Menarik


         Manusia adalah makhluk individu dan makhluk sosial. Sebagai makhluk individu memiliki karakter dan sifat masing-masing, yang tentunya berbeda tiap individu yang satu dan individu yang lain. Secara garis besar, karakter dan sifat itu dibedakan menjadi introvert,ekstrovert dan ambievert. apa yang ada di benak kita jika mendengar kata introvert, apakan seorang pemalu, orang yang tidak pandai sosialisasi atau orang yang berpenyakit. Semua anggapan itu salah karena seorang introvert adalah orang yang berorientasi  ke ‘dalam’ diri mereka sendiri (inward thinking). Mereka tertarik pada dunia ide, pemikiran, dan konsep sehingga orang-orang  introvert sangat menyukai suasana tenang untuk menyendiri untuk berpikir ataupun beraktivitas. alasan mereka lebih banyak diam bukanlah karena mereka malu atau tertutup, melainkan mereka sedang memperhatikan dan menganalisa lingkungan sekitar mereka. seorang introvert biasanya lebih suka mendengarkan daripada berbicara, karena mereka akan menganalisa apa yang dikatakan orang-orang disekitarnya. Oleh karena itu seorang introvert akan menjadi pendengar yang baik. jadi bagi kalian yang termasuk kedalam orang yang introvert jangan malu untuk menunjukan jati diri sendiri, karena Kemampuan alami yang introvert miliki akan menjadi kekuatan. Kamu harus menyadari kemampuan itu, mengembangkan dan memanfaatkannya. inilah alasan kenapa seorang introvert itu menarik.

1. Bakat untuk Disukai


Kami para introvert biasanya jarang bicara, karena lebih senang mendengarkan. Ketika mendengarkan kalian berbicara, kami juga mengamati bahasa tubuh kalian. Seperti seorang detektif, kadang-kadang kami akan menanyakan sejumlah pertanyaan. Dengan cara itu kami menggali informasi dari kalian secara sembunyi-sembunyi.Setelah kalian selesai bicara, respon yang kami berikan biasanya cuma “Oh gitu ya”.
Bakat ini membuat kami para introvert, mampu menjadi pendengar yang baik; salah satu dari 10 kepribadian magnetis. Oleh karena itu, banyak orang yang merasa nyaman dengan kami.

2. Bakat Menulis

Kami para introvert adalah orang yang serius ketika menulis, bahkan jika kami menulis tulisan komedi atau humor sekalipun. Seperti kalian, kami juga memanfaatkan teknologi dan medsos untuk mem-publish tulisan kami.
Sebenarnya, kami menggunakan skill ini untuk memengaruhi orang lain secara lebih mendalam. Kami menyusun dan mengembangkan argumen dengan baik untuk memotivasi atau tujuan lainnya. Oleh karena itu, di sekolah atau dimanapun, kami memiliki alur berpikir yang sistematis dan kompleks seperti algoritma program komputer.

3. Bakat Akting








Apa kalian tahu, bahwa kami para introvert suka berpura-pura di depan kalian?

  • Kami tidak peduli dengan ulang tahunmu. Tapi mungkin kami akan ikut berpartisipasi merayakannya.
  • Kami tidak peduli jika kalian ingat atau tidak dengan ulang tahun kami. Dunia tidak perlu tahu hal-hal seperti itu.
  • Kami benci kerumunan orang banyak. Hal itu hanya akan menghabiskan energi kami. Tapi kami akan tetap mengerjakan tugas kelompok bersama kalian.
  • Kami memaksa diri sendiri untuk berpura-pura menyukaiwrong person. Kami tahu dengan pasti, siapa orang yang kami suka dan tidak.
  • Masih banyak lagi. Tapi itu RAHASIA BESAR, 



4. Bakat Meng-copy Kemampuan Ekstrovert



Kami para introvert bisa meng-copy kemampuan ekstrovert untuk sementara waktu. 
Kami bisa menjadi pusat perhatian, host/ MC sebuah acara, ketua acara amal, dsb. Setelah melakukan hal itu, kami akan beristirahat beberapa hari. Pada waktunya, kami siap untuk melakukan copy-paste kemampuan lagi.






5. Bakat Kreativitas, Out of The Box





Kami para introvert memang sering menghabiskan waktu sendirian. Tujuannya adalah mengisi ulang energi kami. Setelah itu kami akan siap memasuki dunia sosial lagi.Ketika menghabiskan waktu sendirian, kami layaknya orang yang bermeditasi. Pikiran menjadi lebih jernih dan banyak ide kreatif yang bermunculan. Dan apa kalian tahu? Sepanjang hari, pikiran kami dipenuhi dengan imajinasi-imajinasi yang beterbangan kesana-kemari. Jika kami menuangkan ide itu, maka akan menjadi karya kreatif yang out of the box.

6. Bakat Menjadi Pemimpin





Perpaduan poin 1-5 di atas membuat kami menjadi pemimpin yang berpengaruh, meskipun tidak ‘bersuara nyaring’.
“Kepemimpinan adalah pengaruh.” (J. Oswald Sanders)

No comments:

Post a Comment